Dalam keputusan terbaru, Kantor Kekayaan Intelektual Singapura (IPOS) memenangkan Green Radar, sebuah perusahaan keamanan IT. Putusan ini mengizinkan mereka melakukan pendaftaran merek dagang “grMail” (No. Merek: 40202109944T) untuk kelompok jasa di bawah kelas 42 dan kelas 45. Langkah ini dilakukan setelah raksasa teknologi Google mengajukan keberatan resmi terhadap merek tersebut. Google menyatakan adanya potensi kekeliruan […]
Dalam keputusan terbaru, Kantor Kekayaan Intelektual Singapura (IPOS) memenangkan Green Radar, sebuah perusahaan keamanan IT. Putusan ini mengizinkan mereka melakukan pendaftaran merek dagang “grMail” (No. Merek: 40202109944T) untuk kelompok jasa di bawah kelas 42 dan kelas 45.
Langkah ini dilakukan setelah raksasa teknologi Google mengajukan keberatan resmi terhadap merek tersebut. Google menyatakan adanya potensi kekeliruan dengan merek dagang mereka yang sudah mapan, yaitu “Gmail“. Secara garis besar, kasus ini berpusat pada apakah “grMail” memiliki persamaan pada pokoknya yang membingungkan dengan “Gmail”, serta berpotensi mengikis daya pembeda dari brand milik Google.
Google menolak pendaftaran “grMail” berdasarkan beberapa landasan hukum berikut:
Persamaan yang Membingungkan: Google berargumen bahwa “grMail” terlalu mirip dengan merek dagang terkenal mereka, “Gmail”. Hal ini dikhawatirkan dapat memicu kebingungan konsumen, sehingga publik salah mengira bahwa “grMail” terafiliasi dengan layanan email milik Google.
Pengikisan Merek dan Keuntungan Tidak Sah: Google menegaskan bahwa membiarkan merek “grMail” terdaftar akan mengikis keunikan dari merek “Gmail”. Selain itu, hal tersebut dinilai memberi keuntungan yang tidak adil bagi Green Radar karena mendompleng reputasi brand Google.
IPOS mengakui adanya tingkat kemiripan visual yang moderat antara kedua merek tersebut. Kendati demikian, mereka akhirnya tetap berpihak pada Green Radar berdasarkan pertimbangan berikut:
Adanya Pembeda yang Cukup: Penambahan awalan atau prefiks “gr” dinilai sudah menciptakan perbedaan yang cukup jelas bagi konsumen rata-rata untuk membedakan antara “grMail” dan “Gmail”.
Karakteristik Layanan yang Berbeda: Jasa yang ditawarkan di bawah masing-masing merek dagang tersebut sangat berbeda. Gmail merupakan penyedia layanan surat elektronik (email), sedangkan grMail bergerak di bidang jasa keamanan IT. Perbedaan mendasar ini meminimalkan kemungkinan adanya kekeliruan di masyarakat.
Tidak Terbukti Mengikis Merek: IPOS memutuskan bahwa “grMail” tidak akan merusak keunikan dari “Gmail” karena kekuatan reputasi yang dimiliki Google saat ini sudah sangat besar. Selain itu, tidak ditemukan bukti bahwa Green Radar berniat memanfaatkan reputasi Google secara tidak sah.
Keputusan ini memberikan hak penuh bagi Green Radar untuk merampungkan proses pendaftaran merek dagang “grMail” di Singapura untuk lini jasa keamanan IT mereka. Melalui hasil sidang ini, merek tersebut kini telah resmi terdaftar di Singapura. Di sisi lain, pengadilan juga memerintahkan Google untuk membayar biaya perkara kepada Green Radar sebesar US$12,000.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga mengenai betapa pentingnya aspek daya pembeda (distinctiveness) saat memilih nama sebuah brand. Walaupun sedikit kemiripan teks terkadang tidak dapat dihindari, adanya faktor pembeda yang jelas akan menjadi kunci utama dalam mengamankan hak atas pendaftaran merek dagang Anda di mata hukum.
(source: Biro Oktroi Roosseno Singapore)


