JAKARTA — Tanggal 13 Juni 2021 membawa duka mendalam atas berpulangnya Prof. Dr. Toeti Heraty N. Roosseno pada usia 87 tahun. Beliau merupakan sosok yang sangat dihormati. Secara khusus, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama Biro Oktroi Roosseno, Konsultan Kekayaan Intelektual Indonesia. Selain memimpin perusahaan, beliau adalah seorang pionir. Beliau tercatat sebagai generasi pertama pemikir […]
JAKARTA — Tanggal 13 Juni 2021 membawa duka mendalam atas berpulangnya Prof. Dr. Toeti Heraty N. Roosseno pada usia 87 tahun. Beliau merupakan sosok yang sangat dihormati. Secara khusus, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama Biro Oktroi Roosseno, Konsultan Kekayaan Intelektual Indonesia.
Selain memimpin perusahaan, beliau adalah seorang pionir. Beliau tercatat sebagai generasi pertama pemikir feminis Indonesia. Tidak hanya itu, beliau juga dikenal sebagai penyair hebat, penulis, filantropis, dan filsuf.
Beliau merupakan profesor yang berdedikasi serta pemimpin yang berhati mulia. Kepemimpinan visionernya terus menjadi panduan bagi kami sebagai intellectual property consultant Indonesia yang terkemuka.
Oleh karena itu, untuk mengenang dan merayakan pemikirannya, sebuah acara spesial digelar. Cemara 6 Galeri – Museum Toeti Heraty menyelenggarakan pameran arsip bertajuk “Aku dalam Budaya”.

Toeti Heraty memberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi pemikiran dan kebudayaan Indonesia. Sebagai contoh, salah satu kontribusinya yang paling terkenal adalah disertasi akademisnya yang berjudul “Aku dalam Budaya.” Karya monumental ini mengupas tuntas teori dan metodologi filsafat kebudayaan.
Disertasi tersebut mengantarkannya meraih gelar Doktor Filsafat dari Universitas Indonesia. Hasilnya, pencapaian ini membuat beliau menjadi perempuan pertama di Indonesia yang berhasil meraih gelar Doktor di bidang Filsafat.
Disertasi bersejarah ini pertama kali diterbitkan oleh Pustaka Jaya pada tahun 1984. Kemudian, buku tersebut diterbitkan kembali pada tahun 2013.
Pameran ini berhasil mengumpulkan 250 tulisan budaya yang ditulis langsung oleh Toeti Heraty. Seluruh arsip ini mencakup karya beliau dari tahun 1961 hingga akhir hayatnya pada tahun 2021.
Acara ini berlangsung di Cemara 6 Galeri – Museum Toeti Heraty. Museum ini beralamat di Jl. HOS Cokroaminoto No. 9-11, Menteng, Jakarta Pusat. Masyarakat dapat berkunjung mulai dari tanggal 13 Juni hingga 13 Juli 2024.
Pameran penting ini diresmikan langsung oleh Hilmar Farid, selaku Direktur Jenderal Kebudayaan. Menariknya, beliau juga merupakan salah satu mantan mahasiswa Toeti Heraty di universitas.
Dikurasi oleh Dhianita Kusuma Pertiwi, pameran ini menampilkan berbagai macam arsip langka. Sebagai contoh, pengunjung dapat melihat foto-foto bersejarah, lini masa, bibliografi lengkap, dan buku-buku pilihan.
Selain itu, galeri juga menampilkan esai pribadi, video dokumenter, hingga barang-barang peninggalan dari kediaman beliau. Acara ini juga menghadirkan pembicara ahli dari berbagai bidang. Kehadiran mereka merefleksikan kontribusi besar Toeti Heraty dalam dunia pendidikan, seni, filsafat, politik, dan bisnis.
Sebagai kantor konsultan HKI yang berpengalaman, Biro Oktroi Roosseno terus melanjutkan dedikasi hukum beliau. Beliau bukan sekadar pemimpin bisnis, melainkan seorang konsultan kekayaan intelektual yang berintegritas tinggi.
Selama pameran berlangsung, berbagai diskusi interaktif dan bedah buku turut diadakan. Kegiatan ini sukses memperkaya pengetahuan publik mengenai pemikiran mendalam beliau. Oleh karena itu, semangatnya akan terus hidup dan menginspirasi dunia kekayaan intelektual di Indonesia.
(source: Biro Oktroi Roosseno & many)


